cool hit counter

PDM Kabupaten Buru Selatan - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Buru Selatan
.: Home > Berita > Muhammadiyah Buru Selatan

Homepage

Muhammadiyah Buru Selatan

Sabtu, 16-01-2016
Dibaca: 824


























foto: bedahnusantara.com


Kabupaten Buru Selatan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Maluku, dengan ibukota Namrole. 
Dibentuk berdasarkan UU no. 32 Tahun 2008 sebagai pemekaran dari Kabupaten Buru. 

PDM Kabupaten Buru Selatan saat ini dipimpin oleh Abdul Muin Loilatu, yang ditetapkan 
secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bursel dalam 
Musyawarah Daerah (Musda) I Muhammadiyah Kabupaten Bursel, pada 9 Mei 2015. Hampir setahun 
yang lalu.

Loilatu adalah mantan Ketua KPU Kabupaten Bursel. Sedangkan sekretaris PDM Kabupaten Bursel 
adalah Abdul Razak Pesilete dan Ahmad Sahubawa menjadi Bendahara Umum PDM.
Pesilete adalah mantan Komisioner KPU Kabupaten Bursel. Sementara, Sahubawa masih menjabat 
sebagai Sekretaris Dinas Keuangan Kabupaten Bursel. 

Musda Pertama Muhammadiyah Kabupaten Bursel, pada saat itu, dipimpin oleh Amrullah Lubis, 
sebagai caretaker PDM Kabupaten Bursel, bersama Idris Loilatu, Kepala Bidang pada BAPPEDA 
dan Litbang Kabupaten Bursel sebagai Pimpinan Sidang.

Musda Pertama Muhammadiyah Buru Selatan dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Bursel 
Benadus Waemesse, para anggota DPRD Bursel, para pimpinan SKPD dan pimpinan OKP serta 
pimpinan Ormas di Kabupaten Bursel.

Dalam acara Musyda, Asisten I Setda Kabupaten Bursel membacakan sambutan Bupati Bursel, 
Tagop Sudarsono Solissa, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten menyambut baik kegiatan 
Musda Pertama tersebut 

Muhammadiyah Kabupaten Bursel telah berada pada jalur pengembangan organisasi yang baik, 
hal ini ditandai dengan terlaksananya Musyawarah Daerah sebagai sebuah mekanisme organisasi 
untuk memantapkan gerakan dan memadukan kesepahaman, baik melalui restrukturisasi organisasi 
maupun penyusunan rencana kerja kedepan.

Sekalipun Muhammadiyah di Kabupaten Bursel terbilang muda usia, namun sebagaimana diketahui 
Muhammadiyah secara nasional, dalam usianya satu abad telah banyak mendirikan taman kanak-
kanak, sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, balai pengobatan, panti asuhan, usaha ekonomi 
dan amal usaha lainnya.

Selain itu, Muhammadiyah juga membangun mesjid, musholla, melakukan langkah-langkah dakwah 
dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan umat yang meluas di seluruh pelosok tanah air.

Muhammadiyah bahkan tak pernah berhenti melakukan peran-peran kebangsaan dan peran-peran 
kemanusiaan dalam dinamika regional, nasional dan global. Kiprah Muhammadiyah tersebut 
menunjukkan bukti nyata kepada masyarakat bahwa gerakan Islam yang diembannya bersifat 
amaliah untuk kemajuan dan pencerahan yang membawa pada kemaslahatan masyarakat yang seluas-
luasnya.

Kepada seluruh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bursel dipesan agar tetap fokus 
pada visidan misi organisasi. Pemkab menghendaki agar anggota Muhammadiyah Kabupaten Bursel 
melakukan optimalisasi peran organisasi, khususnya peran aktif Muhammadiyah sebagai elemen 
penting dalam membangun daerah, sehingga menjadikan Muhammadiyah secara institusional sebagai 
salah satu agen pertumbuhan pembangunan di daerah.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan sinergitas seluruh stakeholder, dan bukan 
hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata.

Pada era keterbukaan dan desentralisasi saat ini, pemerintah lebih berperan sebagai fasilitator, 
regulator dan dinamisator dalam pembangunan. Terlebih ditengah keterbatasan anggaran yang 
dimiliki oleh pemerintah daerah.
Faktor kunci keberhasilan pembangunan di daerah ditentukan pula oleh kesiapan seluruh komponen 
masyarakat, termasuk Muhammadiyah, untuk melakukan perubahan mendasar dalam memberdayakan diri, 
serta bergerak secara dinamis dan sinergis guna menggerakan seluruh sumber daya yang dimiliki 
bagi peningkatan kapasitas pembangunan di daerah. 

Kepada Muhammadiyah dihimbau bersedia membangun komitmen bersama serta hubungan kemitraan dengan 
pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya yang dilandasi sikap saling percaya serta 
didasarkan pada keihklasan dalam mengembang sinergitas hubungan yang merupakan elemen dasar 
dalam pembangunan daerah. 

Dakwah adalah sebuah tugas mulia, sebagai wujud tanggung jawab kita sebagai umat Islam. Hal ini 
selaras dengan konteks berbangsa, bahwa pada dasarnya Negara juga mengamanahkan kepada kita 
sebagai warga negara memiliki tanggung jawab sosial untuk saling menolong dalam kebaikan.

Upaya membangun persatuan umat dengan melakukan komunikasi intelektual, spiritual dan sosial 
antara sesama sehingga tujuan agama dan tujuan soaial dapat terwujud dengan baik. Tak kalah 
penting, bahwa syiar Islam dalam menyebarkan pemahaman islam yang benar harus dibangun di atas 
persatuan umat dan ukhuwah Islamiyah yang dilandasi semangat islam sebagai rahmatan lilalamin.

Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus dan simpatisan, serta keluarga 
Muhammadiyah Kabupaten Bursel atas segala kontribusi yang telah diberikan, khususnya pembangunan 
di bidang keagamaan. Diharapkan, kehadiran Muhammadiyah dengan berbagai kegiatan sosial dan 
religinya mampu mendorong program pemerintah dan dapat terus bersinergi untuk mewujudkan visi 
Kabupaten Bursel. 

Selain pembentukan kepengurusan, Musda Pertama Muhammadiyah Kabupaten Buru Selatan diwarnai 
dengan kegiatan Dialog Kepemimpinan Nasional dan Good Governance. Acara Dialog digagas oleh 
Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bursel dibawah pimpinan Robo Souwakil, Ketua Umum PD Pemuda 
Muhammadiyah Kabupaten Bursel.
Abdul Muin Loilatu yang juga mantan Ketua DPD IMM Maluku bertindak sebagai moderator. Dialog 
menghadirkan Komisioner KPU Provinsi Maluku, Rifan Kubangun yang memantik dialog dengan berbicara 
tentang Pilkada Serentak Menuju Kepemimpinan Nasional. Sementara Caretaker PDM Kabupaten Bursel 
menjadi pemantik dialog tentang tema Good Govermance.(Ad/MPI)

 

sumber berita: bedahnusantara.com


Tags: Muhammadiyah, Kabupaten Buru Selatan
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: Berita Muhammadiyah Daerah



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website